Pengaruh Inventory Intensity, Kompensasi Eksekutif, dan Pertumbuhan Penjualan, terhadap Penghindaran Pajak

Authors

  • Titin Sutinah Universitas Pamulang
  • Dinari Ambarita Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.55606/jumia.v4i2.4316

Keywords:

Executive Compensation, Inventory Intensity, Non-Cyclical Consumer Sector, Sales Growth, Tax Avoidance

Abstract

This study aims to examine the influence of inventory intensity, executive compensation, and sales growth on tax avoidance in non-cyclical consumer sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This type of research is quantitative research using secondary data during the period 2020–2024. The sampling method used was purposive sampling, and the sample obtained consisted of 7 companies with 35 observation data points. Data processing was carried out using the E-Views 12 statistical program. Based on the results of this study, inventory intensity, executive compensation, and sales growth simultaneously affect tax avoidance. Partially, only executive compensation has an effect on tax avoidance, while inventory intensity and sales growth have no effect on tax avoidance. This study contributes to the development of accounting and taxation literature, particularly regarding the factors influencing corporate tax avoidance practices in the non-cyclical consumer sector. The findings indicate that executive compensation plays an important role in influencing managerial decisions related to tax avoidance, whereas inventory intensity and sales growth do not significantly determine tax avoidance practices individually. Therefore, companies are expected to improve governance and transparency in executive compensation policies to minimize opportunistic actions related to tax management. In addition, future researchers are encouraged to expand the research variables and increase the number of samples in order to obtain more comprehensive results regarding the determinants of tax avoidance.

References

Abdul Muin. (2023). Metode penelitian kuantitatif.

Afrizal. (2018). Teori akuntansi.

Amendy, & Afandi. (2024). Pengaruh corporate social responsibility, capital intensity, dan inventory intensity terhadap penghindaran pajak. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 7(4), 1225–1238.

Apriyanto, & Purwatiningsih. (2024). Pengaruh sales growth, leverage, dan deferred tax expense terhadap tax avoidance (studi empiris pada perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018–2022). AKADEMIK Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis, 4(3). https://doi.org/10.37481/jmeb.v4i3.930

Arisandi, D. (2024). Pengaruh diversitas gender dewan direksi, kompensasi eksekutif, dan kepemilikan manajerial terhadap penghindaran pajak. Jurnal Kajian Akuntansi dan Auditing, 20(2), 149–162. https://jkaa.bunghatta.ac.id/index.php/JKAA

Basuki. (2021). Analisis data panel dalam penelitian ekonomi dan bisnis (dilengkapi dengan penggunaan EViews).

Cahyo, & Napisah. (2023). Pengaruh intensitas modal, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, dan corporate governance terhadap penghindaran pajak. Jurnal Revenue: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 4(1), 14–32.

Cindy, & Muhamad. (2022). Pengaruh kompensasi eksekutif, koneksi politik, dan capital intensity terhadap tax avoidance. Jurnal Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis, 8(3), 3382–3397.

Debora, D., & Joni, E. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi penghindaran pajak perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Akuntansi TSM, 1(4), 349–362. https://doi.org/10.24912/jpa.v4i1.17518

Dinar Ambarita, D. (2022). Tax planning.

Dwi, & Nazmel Nazir. (2023). Pengaruh profitabilitas, leverage, capital intensity, dan inventory intensity terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2018–2020. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 1889–1898. https://doi.org/10.25105/jet.v3i1.16462

Fadilah, & Dinar Ambarita. (2024). Pengaruh pertumbuhan penjualan, leverage, dan transfer pricing terhadap tax avoidance. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 366–371.

Fajriah, & Meta. (2024). Pengaruh pertumbuhan penjualan, intensitas modal, umur perusahaan, dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak. AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 3(2), 62–72. https://doi.org/10.54259/akua.v3i2.2432

Firdaus, & Poerwati. (2022). Pengaruh intensitas modal, pertumbuhan penjualan, dan kompensasi eksekutif terhadap penghindaran pajak (studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2020). JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi), 13(1). https://doi.org/10.21776/tiara.2023.1.4.71

Hapsari dkk. (2023). Tax avoidance dalam pajak internasional.

Hendrianto dkk. (2022). Pengaruh sales growth, capital intensity, kompensasi eksekutif, dan kepemilikan manajerial. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 6, 3188–3199. https://doi.org/10.33395/owner.v6i3.1054

Hermawan, & Sriyono. (2020). Manajemen strategi & risiko.

Hudha, & Utomo. (2021). Pengaruh ukuran dewan direksi, komisaris independen, keragaman gender, dan kompensasi eksekutif terhadap penghindaran pajak perusahaan. Diponegoro Journal of Accounting, 10, 1–10.

Ilma, & Sasongko. (2024). Pengaruh sales growth, capital intensity, dan corporation risk terhadap tax avoidance. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 2(2).

Intan, & Purwatiningsih. (2024). Pengaruh sales growth, karakter eksekutif, dan capital intensity terhadap tax avoidance. 7(4), 1106–1119. https://doi.org/10.37481/sjr.v7i4.958

Izzati, & Riharjo. (2022). Pengaruh good corporate governance, profitabilitas, likuiditas, capital intensity, dan inventory intensity terhadap tax avoidance. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 11(4), 1–15. https://doi.org/10.51903/kompak.v15i1.587

Juli Ismanto. (2023). Pertumbuhan penjualan dan tata kelola. 8, 35–51. https://doi.org/10.34127/jrakt.v8i1.784

Khalimi, & Prawira. (2022). Hukum pajak dan kepabeanan di Indonesia.

Laela, & Suharna. (2024). Pengaruh sales growth, capital intensity, dan inventory intensity terhadap tax avoidance. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Perpajakan, 1(2), 104–110. https://doi.org/10.62379/jakp.v1i2.75

Lamesya Fazilah dkk. (2024). Pengaruh kepemilikan institusional, capital intensity, inventory intensity, dan profitabilitas terhadap tax avoidance. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen (JISE), 151–162. https://doi.org/10.59024/jise.v2i4.955

Margaretha, & Oktaviani. (2024). Pengaruh profitabilitas, intensitas modal, dan intensitas persediaan terhadap penghindaran pajak. Journal Geoekonomi.

Marlina, & Darma. (2022). Pengaruh sales growth, corporate social responsibility, dan capital intensity terhadap tax avoidance (studi pada perusahaan sektor barang dan konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2016–2020). Mizania: Jurnal Ekonomi dan Akuntansi, 2(2), 241–260. https://doi.org/10.47776/mizania.v2i2.515

Mayang, & Indrawan. (2022). Pengaruh kepemilikan institusional, capital intensity, dan inventory intensity terhadap tax avoidance. Owner, 6(4), 4037–4049. https://doi.org/10.33395/owner.v6i4.1092

Mila, & Jarno. (2024). Pengaruh kompensasi eksekutif, kompensasi rugi fiskal, dan karakter eksekutif terhadap tax avoidance (studi empiris pada perusahaan consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2018–2022). Jurnal Konsisten, 1, 356–370. https://doi.org/10.62237/jna.v1i2.12

Muhamad, & Neneng. (2024). Pengaruh strategi bisnis, pertumbuhan penjualan, dan inventory intensity terhadap penghindaran pajak pada perusahaan consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018–2022. Jurnal Nusa Akuntansi, 1(1), 132–154. https://doi.org/10.62237/jna.v1i1.8

Mustafidah, & Stiawan. (2022). Pengaruh karakter eksekutif, kompensasi eksekutif, dan intensitas modal terhadap penghindaran pajak. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(3), 313–321. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v1i3.790

Niandari, & Novelia. (2022). Profitabilitas, leverage, inventory intensity ratio, dan praktik penghindaran pajak. 6, 2304–2314. https://doi.org/10.33395/owner.v6i3.911

Novita, & Mu'arif. (2025). Pengaruh sales growth, fixed asset intensity, dan kepemilikan manajerial terhadap tax avoidance. Jurnal Nusa Akuntansi, 2(1), 298–321. https://doi.org/10.62237/jna.v2i1.152

Nur, & Sugeng. (2025). Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility, kompensasi eksekutif, dan kepemilikan manajerial terhadap tax avoidance. Jurnal Nusa Akuntansi, 2(1), 322–347. https://doi.org/10.62237/jna.v2i1.148

Pangestu, & Herijawati. (2023). Pengaruh transfer pricing, intensitas persediaan, total asset turnover, dan pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018–2022. Prosiding: Ekonomi dan Bisnis.

Putri, & Pratiwi. (2022). Pengaruh intensitas modal, inventory intensity, dan transfer pricing terhadap tax avoidance. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 7(4), 555–563. https://doi.org/10.24815/jimeka.v7i4.21400

Ramiati. (2023). Pengaruh kualitas kehidupan kerja, motivasi kerja dan kompensasi.

Riawan, & Putri. (2022). Kinerja keuangan, inventory intensity, dan sales growth memengaruhi penghindaran pajak pada perusahaan ritel go public periode 2014–2018. 9865, 89–98. https://doi.org/10.35384/jkp.v18i2.335

Rizkia, & Tri Utami. (2023). Pengaruh pertumbuhan penjualan, intensitas aset tetap, dan risiko perusahaan terhadap penghindaran pajak. AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 2, 302–310. https://doi.org/10.54259/akua.v2i4.2064

Safangah, & Nofryanti. (2023). Pengaruh kompensasi eksekutif, kepemilikan institusional, dan preferensi risiko eksekutif terhadap penghindaran pajak. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen, 1(1), 8–19. https://doi.org/10.59024/jise.v1i1.27

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Titin Sutinah, & Dinari Ambarita. (2026). Pengaruh Inventory Intensity, Kompensasi Eksekutif, dan Pertumbuhan Penjualan, terhadap Penghindaran Pajak. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi, 4(2), 01–13. https://doi.org/10.55606/jumia.v4i2.4316